Minggu, 10 Juni 2018

MOVE ON???

Assalamu'alaykum readersss..

langsung aja ya cussss

#Saya paham betul, move on itu bukan hal yang  mudah kalau tidak ada niat yang bener2 niat dari diri sendiri wkwkwkwkkw.

Semakin mencoba untuk melupakan tentu akan semakin teringat.
Semakin mencoba untuk melepaskan tentu akan semakin terluka.
Semakin mencoba untuk menjauh tentu akan semakin merapuh.

Sabar ya.
Sabar:)

"yaAllah, kenapa Engkau hadirkan perasaan ini? Kenapa Engkau datangkan perasaan ini padaku kalau hanya berujung menyakitiku? Kenapa? kenapaaa!!"

Hei cantik, jangan.. tolong jangan marah seperti itu.
Jaga lisanmu. Perbaiki kata-katamu:)

4 tahun bertahan dengan perasaan yang sama dan masih untuk orang yang sama, itu semua adalah pilihan kamu.

Gapapa:)

Segala macam cara sudah kamu lakukan untuk menghapus rasamu.
Bahkan di kehidupan baru, kamu telah bertemu banyak sosok yang tentu lebih baik dari sosok masa lalu mu.
Menjalankan kesibukan baru agar perlahan bisa lupa.
Kamu katakan bahwa rasamu sudah benar2 terhapus bersih, padahal tak kan pernah benar2 terhapus bersih.

Bagaimana pun juga dia adalah sosok masa lalu yang pernah hadir membuat cerita di kehidupan kamu.

Ternyata pengakuan sudah move on itu hanya untuk menutupi rasa sedihmu.
Meyakini bahwa dirimu yang di penuhi luka itu sudah mulai terbalut sembuh.

Tapi nyatanya,
Selama 4 tahun ini tak pernah benar2 ada yg bisa menggantikan sosok masa lalu mu.
Rasa itu masih bertahan hanya untuknya.
Tersimpan rapi di dalam hatimu.

Padahal,
kamu tau dia sudah menajalani hidupnya yang baru dan tentu sudah bahagia disana.
Kamu tau betul, dan kamu merasa BODOH betul.

Ya kan???

Kamu tidak bisa berbuat apapun, kamu belum bisa menghapus rasamu. Kamu kesal dan marah pada dirimu.


Yang ada di otakmu hanya pertanyaan...
"MAU SAMPAI KAPAN?"

Dan pernyataan...
"KENAPA BODOH BANGET SIH KAMU!!"

Hei cantikk,
jangan kamu blaming dirimu terus menerus.
Jangan kamu lontarkan kata2 kasar pada dirimu sendiri.
Dirimu tidak bersalah.
Ia tidak bersalah.
Jangan, tolong jangan.
Ia sudah cukup terluka.


Cantik... Iya kamu:)
rasa cinta itu anugerah.
Allah yang berikan padamu.
Tenangkanlah dirimu.

Berdoalah dengan tidak memaki-maki dirimu atau marah pada Tuhanmu.
"yaAllah terimakasih Engkau sudah memberikan anugerah ini padaku. Terimakasih sudah meneguhkan 4 tahunku dengan ujian seperti ini. Mungkin tidak semua orang bisa bertahan sepertiku. Terimakasih, karena dengan ini aku semakin menjadi pribadi yang lebih kuat."

doa seperti itu yang lebih pantas:)


Tak apa jika kamu belum bisa move on darinya.
Jangan memaki-maki dirimu.
Jangan...
Kasian jiwa kamu, ia sudah cukup terluka,
batinmu sudah cukup runtuh.

Jangan pula larut dengan rasa itu.
Jangan terus memikirkan hal-hal yang tak patut.
Hati2... perkara zina bisa datang dari mana saja.

Kendalikan perasaanmu.
Kendalikan.

Allah tau yang terbaik untukmu:))

Terakhir...
Jangan lupa bangkit.
Jangan lupa bahagia.
Aku disini bersamamu.
:)

wassalamualaykum...
see u on my next story:)



Senin, 04 Juni 2018

Pause or Play Again?

Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh readerssss..


Hari ini 4 Juni 2018 pukul 23:39 WIB, bener2 bikin saya mikir. Bikin saya terharu.
Allah itu emang punya seribu satu cara untuk menguatkan hambanya yang lemah.
Meyakinkan bahwa ia adalah orang yang tepat yang paling mampu untuk menjalani setiap ujian yg diberikan olehNYA.

Kali ini, Allah datangkan seorang Gita Savitri Devi untuk menguatkan. Berbagi kata2 motivasi hingga diri ini semakin yakin untuk menekan tombol play again,  yang mana sebelumnya telah dengan mantap ia tekan tombol pause kehidupan.




Ia sudah enggan melanjutkan semuanya.



ia berhenti berkomunikasi dengan kerabat dekat.
ia memilih hilang dari sosial media.

ia kembali membeku... 
hanya menghabiskan waktu di kamar yang terkunci.
tak lagi banyak kata yang ia ucap.
tawa riangnya pun sudah tak terlihat.


Hingga tidur ia jadikan hoby, untuk melupakan sesaat dunia yang sangat ia benci. 



I'm sick with all the things!!!


Tapi lagi2, Allah maha mengerti.
Allah mendatangkan seseorang yg tepat,
Benar2 seseorang yg tepat.
Entah bagaimana caranya, dari sekian ribu DM yang masuk setiap harinya ke kak Gita:"

Memang, saat ini cuma kata2 dari beliau yg masuk kuping kanan dan gak keluar lagi lewat kuping kiri.

Seseorang yg bisa ngebuka pikiran anak kepala batu ini.
Seseorang yang kata2nya dapat di denger sama anak ini.
seseorang yang tanpa ia ketahui dapat menyeka bulir air mata yang jatuh di pipi anak ini.


Allah tau...

Allah benar2 tau. 
Allah benar2 mengerti. MashaAllah...


Amel... Jangan lupa bersyukur.

Amel tau kan kak Gita sibuknya seperti apa?
Amel... Jangan lupa bersyukur.
Kak Gita udah ngasih waktunya untuk ngetik, memberikan saran, memotivasi di tengah aktivitasnya yg padat.

kak Gita mungkin gak tau, sebegitu penting dan berdampak hebat kehadirannya saat ini. Sedikit bertukar pikiran melalui DM Instagram. 

Alhamdulillah, semangat itu pelan-pelan kembali hadir:"

Gak ada kata2 lagi selain Amel harus bersyukur.


Teruslah bersimpuh mohon ampun.

Allah tau amel kuat.

Kalian jangan lupa bersyukur juga ya hari ini:)

Tetep semangattttt.
Semua hal yg pahit pasti akan berlalu.

Sabar.

Sabar.
Dunia ini cuma sementara.

wassalamualaykum
see u on my next story!







Kak Gita, Terimakasih banyak.

I have no words to describe u again, how kindest ur heart. I love u Gitasav!
THANK YOU SO MUCH.



(fyigakpenting)

(seriuswngetiknyasambilnangis:"")

Jumat, 01 Juni 2018

#ANPstory2

Seorang introvert itu lebih rentan terkena depresi.
Dia gak suka berada di tengah society.
Dia lebih suka menyendiri, dengan dunianya sendiri.
Yang pada akhirnya semakin menutup diri.
Merasa menjalani hidup cuma sendiri, tak berarti.
Ketika kalut, hanya ingin mengakhiri diri.