langsung aja ya cussss
#Saya paham betul, move on itu bukan hal yang mudah kalau tidak ada niat yang bener2 niat dari diri sendiri wkwkwkwkkw.
Semakin mencoba untuk melupakan tentu akan semakin teringat.
Semakin mencoba untuk melepaskan tentu akan semakin terluka.
Semakin mencoba untuk menjauh tentu akan semakin merapuh.
Sabar ya.
Sabar:)
"yaAllah, kenapa Engkau hadirkan perasaan ini? Kenapa Engkau datangkan perasaan ini padaku kalau hanya berujung menyakitiku? Kenapa? kenapaaa!!"
Hei cantik, jangan.. tolong jangan marah seperti itu.
Jaga lisanmu. Perbaiki kata-katamu:)
4 tahun bertahan dengan perasaan yang sama dan masih untuk orang yang sama, itu semua adalah pilihan kamu.
Gapapa:)
Segala macam cara sudah kamu lakukan untuk menghapus rasamu.
Bahkan di kehidupan baru, kamu telah bertemu banyak sosok yang tentu lebih baik dari sosok masa lalu mu.
Menjalankan kesibukan baru agar perlahan bisa lupa.
Kamu katakan bahwa rasamu sudah benar2 terhapus bersih, padahal tak kan pernah benar2 terhapus bersih.
Bagaimana pun juga dia adalah sosok masa lalu yang pernah hadir membuat cerita di kehidupan kamu.
Ternyata pengakuan sudah move on itu hanya untuk menutupi rasa sedihmu.
Meyakini bahwa dirimu yang di penuhi luka itu sudah mulai terbalut sembuh.
Tapi nyatanya,
Selama 4 tahun ini tak pernah benar2 ada yg bisa menggantikan sosok masa lalu mu.
Rasa itu masih bertahan hanya untuknya.
Tersimpan rapi di dalam hatimu.
Padahal,
kamu tau dia sudah menajalani hidupnya yang baru dan tentu sudah bahagia disana.
Kamu tau betul, dan kamu merasa BODOH betul.
Ya kan???
Kamu tidak bisa berbuat apapun, kamu belum bisa menghapus rasamu. Kamu kesal dan marah pada dirimu.
Yang ada di otakmu hanya pertanyaan...
"MAU SAMPAI KAPAN?"
Dan pernyataan...
"KENAPA BODOH BANGET SIH KAMU!!"
Hei cantikk,
jangan kamu blaming dirimu terus menerus.
Jangan kamu lontarkan kata2 kasar pada dirimu sendiri.
Dirimu tidak bersalah.
Ia tidak bersalah.
Jangan, tolong jangan.
Ia sudah cukup terluka.
Cantik... Iya kamu:)
rasa cinta itu anugerah.
Allah yang berikan padamu.
Tenangkanlah dirimu.
Berdoalah dengan tidak memaki-maki dirimu atau marah pada Tuhanmu.
"yaAllah terimakasih Engkau sudah memberikan anugerah ini padaku. Terimakasih sudah meneguhkan 4 tahunku dengan ujian seperti ini. Mungkin tidak semua orang bisa bertahan sepertiku. Terimakasih, karena dengan ini aku semakin menjadi pribadi yang lebih kuat."
doa seperti itu yang lebih pantas:)
Tak apa jika kamu belum bisa move on darinya.
Jangan memaki-maki dirimu.
Jangan...
Kasian jiwa kamu, ia sudah cukup terluka,
batinmu sudah cukup runtuh.
Jangan pula larut dengan rasa itu.
Jangan terus memikirkan hal-hal yang tak patut.
Hati2... perkara zina bisa datang dari mana saja.
Kendalikan perasaanmu.
Kendalikan.
Allah tau yang terbaik untukmu:))
Terakhir...
Jangan lupa bangkit.
Jangan lupa bahagia.
Aku disini bersamamu.
:)
wassalamualaykum...
see u on my next story:)
