Selasa, 18 Desember 2018

MyLove💟





Selamat jalan pah, semoga Allah menempatkanmu di tempat paling indah di sisiNya.

I LOVE U!

Kakak sayang bangettttt sama Abak, tunggu kakak ya nanti kita pasti ketemu lagi.
Abak: papah terhebat, terbaik... Kakak sayang abak.
💟💟💟

🍁🍂

Aku ingin sekali menutup mata tertidur cepat hari ini, berharap esok hari terbangun dengan kenyataan hari ini hanya mimpi.

Senin, 12 November 2018

AMEL MARAH-MARAH


Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh Readers ...

YaAllah...
Amel udah gregetannn banget bangettt ini.
Itu....
pedagang sih begituuu...bikin kesel.


HELOOOOOO emang anda siapa? Anak presiden? Keturunan konglomerat?? ahli waris Chanel??? Pantes emang pedagang tapi ngelayaninnya dengan jutek begitu? Mending gak usah dagang dehhh kaga usah.

seriusan gak banget kalau caranya seperti itu, belajar dulu aja gih CARA Service ke customer itu seperti apa, belajar dulu sana mending elah!
Coba liat perusahan-perusahan besar yang udah sukses pake bangettt seperti Channel, Gucci, LV, okee gak usah yang jauh-jauh dehh, coba liat pelayanan di Matahari Departmen Store gimana? Gimana cara mereka melayani customernya? Masuk toko disambut... senyum, berbicara sangat ramah, melayani dengan sabar dan baik. Liat dah sana, pergi piknik makanya sekali-kali, jangan dagang mulu... heran.

Kalau sama uang aja nomor satu, tapi giliran pelayanan ke customer?? RENDAHHH banget.

Jujur saya nulis ini karena sudah sangat greget dan kesel sekesel keselnya sama pedagang yang model begini, bukan satu atau dua pedagang saja, tapi banyakkk. Enggak toko offline ataupun online banyak yang etika service ke customernya itu bener-bener gak banget. Mikirnya cuma mau jualan, yang penting barang gue kejual urusan pelayanan ke customer belakangan.


Dan saya juga mengerti pasti masih banyak pedagang yang melayani customernya itu bagus dan sangat memuaskan. Semoga dari tulisan ini bisa memberikan manfaat untuk temen-temen yang sedang mau atau sudah memulai merintis sebuah usaha. Semangat terusss.

#Saya lahir dari kedua orangtua yang belasan tahun bekerja dan berpengalaman di bidang fashion, saya memiliki dua toko fashion wanita di salah satu mall di Serpong, saya memiliki satu online shop fashion muslimah yang benar-benar saya urus sendiri dari nol, saya mulai berdagang pertama kali itu kelas 1 SMA yang mana harus setiap hari pagi-pagi buta saya ambil puluhan roti untuk saya bawa dan saya jual kepada teman-teman saya di sekolah. Saya berbicara ini bukan ingin show off atau apa, GAK SAMA SEKALI. 

Saya cuma udah kesel dan mau menumpahkannya disini. Blog ini memang berisi cerita random pribadi saya, untuk sekalian sharing ke temen-temen semua.

Kedua orangtua saya selalu mengajarkan saya untuk berbicara se-ramah mungkin dan tersenyum ketika melayani customer, hal tersbut adalah point No.1 ketika anda memutuskan diri anda untuk membuka sebuah usaha jual beli baik offline/online. Dalam etika dagang, gak ada yang namanya seorang owner/spg toko melayani customernya dengan muka jutek atau bahkan seringnya yang kita temui adalah seakanakan GAK NIAT untuk melayani customernya sendiri. 

Toko dengan cara service seperti itu saya jamin gak akan bertahan lama. Persaingan di dunia bisnis itu berat, persaingan di dunia bisnis itu sengit, jika anda baru mulai membuka usaha, apapun itu baik di bidang fashion, makanan, atau yang lainnya. Baru memiliki sebuah toko kecil lalu anda melayani customer dengan cara seperti itu...
Customer anda pasti akan pergi. KABURRR.

Mereka muak dengan cara anda melayaninya seperti itu.

Seharusnya sedari awal anda bisa mengambil hati customer anda, buat ia senyaman mungkin belanja di toko anda, jika anda dapat melayaninya dengan baik, sekitar 80 persen sudah anda pegang kalau customer itu pasti akan balik/beli lagi di toko anda. Karena apa? karena dia mendapatkan kenyamanan ketika belanja di toko anda.
Begini, coba anda pikirkan untuk bertukar posisi. Ketika anda yang berada di posisi sebagai pembeli? pasti anda ingin dilayani dengan baik dan ramah oleh pedagangnya kannnn???? pasti. 

So, ketika anda berada di posisi sebagai pedagang coba dong tolong anda melayani customer anda pake hati, pake otak, pake senyum dan kata-kata yang enak didengar, baik toko offline atau pun online.
Bagaimanapun juga customer itu adalah Raja, perlakukanlah ia sebagaimana seorang Raja. Emangnya ada permaisuri Raja yang ngelayanin Raja dengan masang muka jutek? Dengan masang muka sinis? Males-malesan ngelayaninnya? MANA ADAAAAA, gak ada. 

So please, Customer itu yang paling utama ketika mereka memasuki sebuah toko ataupun membeli barang secara online yang mereka butuhkan paling pertama adalah KENYAMANAN. Urusan kualitas barang yang anda jual bisa di no berikutnya, akan tetapi kenyamanan itu adalah sebuah kesan awal yang harus mereka dapatkan dan membekas di hati mereka. Jika anda sebagai pedagang bisa memberi yang namanya “kenyamanan” maka paling tidak anda bisa memegang kendali atas customer itu. dan customer itu puas.

Ketika kita sebagai owner  sudah melayani customer kita dengan baik dan ramah, tapi masih ada aja customer yang nyebelin. Manusia memang banyak macamnya, berbeda-beda karakteristik dan sifatnya.

Pesen saya untuk para customer...
Ketika sebuah toko sudah melayani anda dengan sangat baik dan memperlakukan anda sebagaimana seorang Raja, yang mana selalu anda teriak-teriakan sebuah kalimat mainstream “Pembeli adalah Raja”, maka tolonglah anda posisikan diri anda pula sebagaimana seorang Raja berperilaku. Jika anda Raja, tentu anda tidak miskin. So, ketika anda ingin membeli suatu barang beretika-lah pada saat part tawar-menawar. Anda adalah raja, MASA seorang raja menawar harga suatu barang dengan sangat rendah??  Turun jauh banget dari harga jual awal?  Kalau anda ingin diperlakukan sebagai Raja bersikaplah layaknya seorang raja bersikap.
Jadilah customer yang pinter, ketika harganya sudah tidak bisa ditawar yang jangan maksa minta dikurangin. Ketika harganya bisa ditawar yaa nawarnya pake otak. Liat dulu kualitas barangnya seperti apa, harga gak ngebohongin kualitas ko. Coba rasain beli sepatu Fila yang ori sama yang kw enakan mana pas dipake? Pasti ori. Gausah ngelak deh. 


Sudah sekitar 6 tahun saya terjun di dunia usaha, tentu pahit manisnya pernah saya alami. Dari yang dagangan saya tidak habis dan tidak mungkin juga saya kembalikan ke tokonya lagi. Mencari sekedar uang 500 rupiah itu beneran gak mudah, saya gak pernah disuruh orangtua saya untuk berjualan ketika saya masih sekolah dulu GAK PERNAH. saya berjualan hanya karena kemauan saya sendiri.

Dalam benak saya, saya cuma ingin punya uang jajan sendiri. Saya ingin mengumpulkan uang untuk saya pergi main dan membeli barang-barang yang saya inginkan. Karena saya itu anaknya suka jalan jalan wkkw mengexplore tempat-tempat baru. Saya pikir yaa  kenapa gak mencoba untuk berjualan, awal-awalnya saya takut dan gak pede buat jualan, tapi ilmu yang sudah ortu saya bagi alhamdulillah membuat saya berkeyakinan untuk terus melanjutkan. Minggu pertama rame, next week mulai berkurang. Tapi ya seperti itu orang dagang, ada pasang surutnya, dan pasti ada isak tangis juga. Ketika saya rugi, saya cuma berfikir yaudah ini pengalaman dagang. Pengalaman itu gak akan kita dapetkan kalau kitanya gak bertindak. Dan pengalaman emang bener-bener guru terbaik di dunia ini.



Jika anda benar-benar berniat menjadi seorang pengusaha, mental cengeng anda harus dibuang jauh-jauh. Jalan seorang pengusaha sukses itu gak seperti jalan tol yang gak ada hambatannya. Orang-orang sukses di muka bumi ini tentu pernah mengalami masa-masa sulit. Banyak dari mereka yang dalam meraih kesuksesannya dengan penuh luka dan air mata. Tapi mereka tidak menyerah dengan keadaan, ketika sudah mencapai titik hampir failed pun mereka tetap melanjutkan. Rugi yang bukan lagi seratus dua ratus ribu, tapi bisa jutaan, bahkan ratusan juta atau milyaran. Seorang pengusaha harus siap harus tegar. Setiap tindakan dan keputusan yang diambil pasti memiliki resiko besar. Jika benar anda memiliki mental seperti itu teruslah semangat, yakinlah usaha anda pasti dapat berkembang pesat kedepannya dan jangan lupa untuk senantiasa berdoa pada yang kuasa. Usaha dan doa yang kuat itu yang akan mengantarkan anda untuk sukses. In shaa Allah, aamiin. Semangatttt.

*jangan lupa belajar cara beretika dalam melayani customer!
*jangan jadi pedangan jutek!

Sekian.
Terimakasih buat temen-temen yang sudah mau baca hehe.
See u on my next story.


Minggu, 14 Oktober 2018

Ternyata Seperti Ini Pilihanku

Ternyata seperti ini...

Ternyata... Seperti ini jalan yang ku pilih.
Jatuh, sakit, perih, aku ingin orangtuaku tau. Tapi, aku pun terlalu sedih untuk memberitahu.

Ternyata.. Seperti ini jalan yg ku pilih.
Jauh dari mereka, segala luka, air mata, tak bisa kuperlihatkan langsung, hal Ini cukup membahagiakan untukku.
Karena aku tidak akan membuat mereka sedih melihat air mataku.
Mereka pasti mengganggapku anak yg kuat. Bisa.. Pasti bisa. Seperti semangat yang selalu mereka katakan padaku.

Walaupun, sebenarnya...
Aku...
Sangat runtuh.
Aku benar2 lelah.
Ternyata.. Seperti ini jalan yang ku pilih.
Menjadi anak rantau yang harus kuat sepanjang waktu.

Selasa, 09 Oktober 2018

Semogaku.

Aku gak sakit hati.
Cuma sedih.
Sampe udah gak bisa lagi buat nangis.
Semogaku, jalanmu kedepan bisa lebih baik. Dan semogaku, aku bisa pulih sesegera mungkin.

Jumat, 17 Agustus 2018

Dirgahayu Indonesia ke 73


Indonesiaku...
Hari ini usiamu genap 73 tahun.
Pulau-pulau mu masih berjajar dari sabang sampai merauke.
Harapanku, tak ada pulau yang hilang dibeli asing satu persatu.

Budayamu beraneka ragam.
Harapanku, generasi penerusmu bisa menjaga dan melestarikan hingga tak ada lagi negara yang berani mengaku-ngaku atas apa yang menjadi kepunyaanmu.

Indonesiaku...
Rakyatmu masih banyak yang meringis kelaparan.
Menangis tak punya rumah lalu tidur di kolong jembatan.
Berteriak putus asa karena sulitnya mencari kerja.
Mengadu nasib ke ibukota, namun hidup semakin menderita.

Indonesiaku...
Mengatasi itu semua memang berat, tentu.
Tak mudah, aku tau.
Tapi terulah berbenah wahai Indonesiaku.
Janganlah menyerah wahai pemimpinku.

Indonesiaku...
Izinkan aku memberi kontribusi untukmu, sebelum aku pulang ke tempat peristirahatan terakhirku.

by: Amelia Novista Poojadarma

Minggu, 29 Juli 2018

Impian Kandas? Ditolak PTN/PTS yang di inginkan?? hm -_-


Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh Readers.


Kemarin malam pada ngamatin gerhana bulan terlama abad ini gak??
cantik banget bangettt langitnya...

Micro Blood Mood ditemenin planet merah, disusul juga sama hujan meteor delta aquarid. MashaAllah:” fenomena langit yang gak bisa kita temuin setiap hari ya kannnnn.

Pernah mikir gini gak sih... 
“Itu bulan ko gak jatuh ya?”
“itu matahari jaraknya ke bumi pas yaaa gak terlalu deket gak kejauhan juga” atau pertanyaan yg sedikit ekstrim
“itu Mars, Jupiter, Venus, Saturnus dll buat apa diciptain kalau gak bisa dihuni sama manusia?

Kalau saya sering banget mikir kesana, apalagi ketika saya duduk di bangku awal sekolah menengah pertama. Saat kelas 7 impian saya mantap ingin menjadi seorang Astronot. Setiap hari sepulang sekolah saya mencari-cari informasi di internet tentang Astronomi. Alhamdulillah pada saat itu saya sudah diberikan hp walaupun masih hp yang biasa-biasa saja, tapi cukup untuk mencari tau tentang Astronomi. Setiap ke perpus pun yang saya cari buku-buku yang berkaitan dengan Astronomi, seperti planet-planet, galaksi, meteor dan lain sebagainya. Saya lebih interest dengan buku Astronomi ketimbang buku matematika hahaha. 
*PLIS GAUSA BAWA2 EMTEKAAA 
(#iyaiyaamaap saya sendiri yg ngetik wkwkkrikk)

BACK TO TOPIC...
Pokoknya, sedari SMP kecintaan saya pada dunia Astronomi sangat besar. Sepulang sekolah nyalain laptop baca berjam-jam, banyak hal saya pelajari... sampai-sampai saya mencoba menghafalkan satelit planet Saturnus yg banyak banget itu wkwkw, aneh kah? entah apa maksudnya, saya pun tak mengerti diri saya wkwk. Lalu mencari tau makanan seperti apa yang di makan para Astronot ketika mereka berada di luar angkasa dan lain sebagainya.

Semakin besar rasa cinta saya, semakin banyak pula pertanyaan-pertanyaan dari yang biasa sampai yang tidak biasa muncul di kepala saya. Terkadang saya mudah mendapatkan jawabannya, terkadang saya kepusingan sendiri mencari jawabannya padahal sudah berhari-hari baca beberapa buku yang saya pinjem di perpus, sampai pergi toko buku terdekat demi untuk menjawab pertanyaan yg ada di kepala saya. #iya baca2 doang beli mah engga wkwk.

Semakin dalam saya belajar Astronomi, semakin membuat saya bersyukur dan mengingat sang Maha Kuasa yang punya seluruh Alam Semesta ini. Berapa kali air mata saya jatuh akibat suatu hal yang bikin saya takjub.

Long story short,
Hingga menginjak kelas 1 SMA saya masih tetap dengan impian utama saya yaitu ingin menjadi seseorang yg kerjanya berkaitan dengan dunia Astronomi, yaaaa.. walaupun sudah ada beberapa plan A B C D yang saya buat, akan tetapi impian untuk kuliah Astronomi masih besar, saya pingin banget punya kesempatan untuk pergi ke stasiun luar angkasa, *iya, saya pengen banget sebentar pergi meninggalkan bumi.. mau liat gimana cantiknya bumi dari luar angkasa wkwk apasih mel. 
Bisa kerja di LAPAN atau gak NASA. 
Tinggi banget NASA? Yaa namanya juga impian, setiap orang berhak punya mimpi.

Gapapa, bermimpilah setinggi-tingginya gak ada yang ngelarang ko, paling engga kalau nanti jatuh, kamu bakal jatuh diantara bintang-bintang *ea wkwk.

Ketika peralihan kelas 11 ke kelas 12, saya menghadapi yang namanya perang batin, pikiran sama hati itu gak ada kompak-kompaknya... bener-bener perang.

Iya, pas masa-masa esema itu katanya cita-cita kita udah harus jelas, kita udah harus tau tujuan hidup kita mau kemana. Soalnya kan masa sekolah udah mau berakhir, selanjutnya kita akan menghadapi kehidupan nyata yang sebenarnya, yang mana pilihannya mau masuk ke dunia kerja atau kuliah. So, tujuan hidup kita sudah harus terarah, impian kita mau jadi apa juga sudah harus tau. 
*katanya gitu.. katanya.

Saat itu pikiran saya terus berbicara untuk mengubur impian kuliah Astronomi, sedangkan hati saya berkata untuk terus mengejar impian itu. Sambil berpikir, seiring berjalannya waktu saya menyadari kalau saya lemah di Fisika, juga tidak terlalu suka Matematika hm. Sedangkan 2 hal itu merupakan pondasi penting untuk melanjutkan studi Astronomi. Begitu pula ketika saya iseng bertanya ke orangtua saya boleh atau tidak saya melanjutkan kuliah ke Bandung, yang mana hanya di ITB tempat satu-satunya perguruan tinggi di Asia Tenggara yang memiliki jurusan Astronomi. Jawaban orangtua saya begitu jelas membekas di otak saya, “kuliah gak usah jauh2.. kakak anak perempuan pertama, udah di UIN aja.” Tanpa banyak berkata, saya mengiyakan apa yang orangtua saya katakan.

Yaaaaaaaaa... saat itu impian saya benar-benar KANDASSSSS!

Saya hanya berpikir kalau ridho orangtua jauh lebih penting untuk saya, karena ridho Allah kan tergantung dari ridho orangtua. Yasudah, berakhir semua impian yang  berkaitan dengan Astronomi, akan tetapi sampai detik ini ketika saya sudah kuliah di jurusan yang jauh berbeda dengan Astronomi, saya tetap mencintai dunia Astronomi. Begitu juga kecintaan saya pada jurusan saya saat ini, seiring berjalannya waktu saya paham kenapa Allah memberikan saya skenario hidup seperti ini.

Mengubur impian bukan berarti harus semuanya dikubur. Iya, mungkin memang impian kamu tidak terwujud, akan tetapi ilmu yang selama bertahun-tahun kamu kumpulkan tidak akan pernah sia-sia untuk hidupmu.

Banyak pengalaman yang kamu dapatkan, banyak ilmu-ilmu yang kamu kumpulkan. Masih inget pengamatan jam 3 pagi gelar karpet cuma ditemenin teh sama biskuit sambil nunggu hujan meteor? Padahal besok paginya harus sekolah wkk. Masih inget first time gak sengaja liat bintang jatuh? Masih inget subuh-subuh duduk sendirian keluar cuma buat memandang 3 planet berjajar di langit? Semua pengalaman-pengalaman itu tidak akan pernah bisa digantikan, semuanya menjadi kenangan manis yang kalau diinget bikin senyum-senyum sendiri wk.

So, buat temen-temen semua, adik-adik, yang lagi sedih, kecewa, galau memikirkan kedepannya mau gimana, yang terpaksa mengubur mimpi, yang kecewa gak diterima di PTN/PTS yang diinginkan...

Don’t Worry! Everything shall past.

Masih banyak jalan, masih banyak cara... untuk suskes.

Kadang apa yang menurut kamu baik belum tentu baik buat kamu, begitu pun sebaliknya. 

Percayalah, Allah Know u more than u know yourself. Kamu emang mengerti diri kamu, tapi Allah yang lebih tau tentang kamu. 

Pahit memang, tapi pasti banyak pelajaran hidup yang kamu dapet. Sekarang mungkin kamu belum bisa nerima kenyatan pahit itu, tapi in shaa Allah suatu saat kamu mengerti gimana sayangnya Allah ke kamu hehe.


Mimpi mu kandas?? ditolak PTN/PTS yang kamu inginkan itu bukan akhir dari segalanya. Itu Adalah awal untuk kamu melangkah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, yang lebih siap lagi, yang lebih kuat lagi. Allah sudah menyiapkan kado terindah untukmu, pasti.

jangan lupa ketika kamu mengejar impian... utamakan ridho orangtua:) 
Semangat terusss guysssss! Kalian hebat.

Wassalamu'alaykum warahmatullah Wabarakatuh
Makasih buat temen-temen yang udah baca.
See u guys next time!