Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh Readers.
Kemarin malam pada ngamatin gerhana bulan
terlama abad ini gak??
cantik banget bangettt langitnya...
Micro Blood Mood ditemenin planet merah, disusul juga sama hujan meteor delta aquarid. MashaAllah:” fenomena langit yang gak bisa kita temuin setiap hari ya kannnnn.
cantik banget bangettt langitnya...
Micro Blood Mood ditemenin planet merah, disusul juga sama hujan meteor delta aquarid. MashaAllah:” fenomena langit yang gak bisa kita temuin setiap hari ya kannnnn.
Pernah mikir gini gak sih...
“Itu bulan ko gak jatuh ya?”
“itu matahari jaraknya ke bumi pas yaaa gak terlalu deket gak kejauhan juga” atau pertanyaan yg sedikit ekstrim
“itu Mars, Jupiter, Venus, Saturnus dll buat apa diciptain kalau gak bisa dihuni sama manusia?
“itu matahari jaraknya ke bumi pas yaaa gak terlalu deket gak kejauhan juga” atau pertanyaan yg sedikit ekstrim
“itu Mars, Jupiter, Venus, Saturnus dll buat apa diciptain kalau gak bisa dihuni sama manusia?
Kalau saya sering banget mikir kesana, apalagi ketika saya
duduk di bangku awal sekolah menengah pertama. Saat kelas 7 impian saya mantap ingin menjadi seorang Astronot. Setiap hari sepulang sekolah saya
mencari-cari informasi di internet tentang Astronomi. Alhamdulillah pada saat
itu saya sudah diberikan hp walaupun masih hp yang biasa-biasa saja, tapi cukup
untuk mencari tau tentang Astronomi. Setiap ke perpus pun yang saya cari
buku-buku yang berkaitan dengan Astronomi, seperti planet-planet, galaksi, meteor dan
lain sebagainya. Saya lebih interest dengan buku Astronomi ketimbang
buku matematika hahaha.
*PLIS GAUSA BAWA2 EMTEKAAA
(#iyaiyaamaap saya sendiri yg ngetik wkwkkrikk)
BACK TO TOPIC...
Pokoknya, sedari SMP kecintaan saya pada dunia Astronomi
sangat besar. Sepulang sekolah nyalain laptop baca berjam-jam, banyak hal
saya pelajari... sampai-sampai saya mencoba menghafalkan satelit planet Saturnus
yg banyak banget itu wkwkw, aneh kah? entah apa maksudnya, saya pun tak mengerti diri saya wkwk. Lalu mencari tau makanan seperti apa yang di makan para
Astronot ketika mereka berada di luar angkasa dan lain sebagainya.
Semakin besar rasa cinta saya, semakin banyak pula
pertanyaan-pertanyaan dari yang biasa sampai yang tidak biasa muncul di kepala
saya. Terkadang saya mudah mendapatkan jawabannya, terkadang saya kepusingan
sendiri mencari jawabannya padahal sudah berhari-hari baca beberapa buku yang saya
pinjem di perpus, sampai pergi toko buku terdekat demi untuk menjawab pertanyaan yg ada di kepala saya. #iya baca2 doang beli mah engga wkwk.
Semakin dalam saya belajar Astronomi, semakin membuat saya bersyukur dan mengingat sang Maha Kuasa yang punya seluruh Alam Semesta ini. Berapa kali air mata saya jatuh akibat suatu hal yang bikin saya takjub.
Semakin dalam saya belajar Astronomi, semakin membuat saya bersyukur dan mengingat sang Maha Kuasa yang punya seluruh Alam Semesta ini. Berapa kali air mata saya jatuh akibat suatu hal yang bikin saya takjub.
Long story short,
Hingga menginjak kelas 1 SMA saya masih tetap dengan impian
utama saya yaitu ingin menjadi seseorang yg kerjanya berkaitan dengan dunia Astronomi, yaaaa.. walaupun sudah ada beberapa plan A B C D yang saya buat, akan tetapi impian untuk kuliah Astronomi masih besar, saya pingin banget punya
kesempatan untuk pergi ke stasiun luar angkasa, *iya, saya pengen banget
sebentar pergi meninggalkan bumi.. mau liat gimana cantiknya bumi dari luar
angkasa wkwk apasih mel.
Bisa kerja di LAPAN atau gak NASA.
Bisa kerja di LAPAN atau gak NASA.
Tinggi banget NASA? Yaa namanya juga impian, setiap orang
berhak punya mimpi.
Gapapa, bermimpilah setinggi-tingginya gak ada yang ngelarang ko, paling engga kalau nanti jatuh, kamu bakal jatuh diantara bintang-bintang *ea wkwk.
Gapapa, bermimpilah setinggi-tingginya gak ada yang ngelarang ko, paling engga kalau nanti jatuh, kamu bakal jatuh diantara bintang-bintang *ea wkwk.
Ketika peralihan kelas 11 ke kelas 12, saya menghadapi
yang namanya perang batin, pikiran sama hati itu gak ada kompak-kompaknya...
bener-bener perang.
Iya, pas masa-masa esema itu katanya cita-cita kita udah harus
jelas, kita udah harus tau tujuan hidup kita mau kemana. Soalnya kan masa sekolah
udah mau berakhir, selanjutnya kita akan menghadapi kehidupan nyata yang sebenarnya,
yang mana pilihannya mau masuk ke dunia kerja atau kuliah. So, tujuan hidup
kita sudah harus terarah, impian kita mau jadi apa juga sudah harus tau.
*katanya
gitu.. katanya.
Saat itu pikiran saya terus berbicara untuk mengubur impian
kuliah Astronomi, sedangkan hati saya berkata untuk terus mengejar impian itu.
Sambil berpikir, seiring berjalannya waktu saya menyadari kalau saya lemah di
Fisika, juga tidak terlalu suka Matematika hm. Sedangkan 2 hal itu merupakan pondasi penting untuk melanjutkan studi Astronomi. Begitu pula ketika saya iseng
bertanya ke orangtua saya boleh atau tidak saya melanjutkan kuliah ke Bandung,
yang mana hanya di ITB tempat satu-satunya perguruan tinggi di Asia Tenggara yang
memiliki jurusan Astronomi. Jawaban orangtua saya begitu jelas membekas di otak
saya, “kuliah gak usah jauh2.. kakak anak perempuan pertama, udah di UIN aja.”
Tanpa banyak berkata, saya mengiyakan apa yang orangtua saya katakan.
Yaaaaaaaaa... saat itu impian saya benar-benar KANDASSSSS!
Saya hanya berpikir kalau ridho orangtua jauh lebih penting untuk saya, karena ridho Allah kan tergantung dari ridho orangtua. Yasudah, berakhir semua impian yang berkaitan dengan Astronomi, akan tetapi sampai detik ini ketika saya sudah kuliah di jurusan yang jauh berbeda dengan Astronomi, saya tetap mencintai dunia Astronomi. Begitu juga kecintaan saya pada jurusan saya saat ini, seiring berjalannya waktu saya paham kenapa Allah memberikan saya skenario hidup seperti ini.
Saya hanya berpikir kalau ridho orangtua jauh lebih penting untuk saya, karena ridho Allah kan tergantung dari ridho orangtua. Yasudah, berakhir semua impian yang berkaitan dengan Astronomi, akan tetapi sampai detik ini ketika saya sudah kuliah di jurusan yang jauh berbeda dengan Astronomi, saya tetap mencintai dunia Astronomi. Begitu juga kecintaan saya pada jurusan saya saat ini, seiring berjalannya waktu saya paham kenapa Allah memberikan saya skenario hidup seperti ini.
Mengubur impian bukan berarti harus semuanya dikubur. Iya, mungkin
memang impian kamu tidak terwujud, akan tetapi ilmu yang selama bertahun-tahun
kamu kumpulkan tidak akan pernah sia-sia untuk hidupmu.
Banyak pengalaman yang kamu dapatkan, banyak ilmu-ilmu yang
kamu kumpulkan. Masih inget pengamatan jam 3 pagi gelar karpet cuma ditemenin teh sama biskuit sambil nunggu hujan meteor? Padahal
besok paginya harus sekolah wkk. Masih inget first time gak sengaja liat
bintang jatuh? Masih inget subuh-subuh duduk sendirian keluar cuma buat memandang 3 planet berjajar di langit? Semua pengalaman-pengalaman itu
tidak akan pernah bisa digantikan, semuanya menjadi kenangan manis yang kalau
diinget bikin senyum-senyum sendiri wk.
So, buat temen-temen semua, adik-adik, yang lagi sedih, kecewa,
galau memikirkan kedepannya mau gimana, yang terpaksa mengubur mimpi, yang
kecewa gak diterima di PTN/PTS yang diinginkan...
Don’t Worry! Everything shall past.
Masih banyak jalan, masih banyak cara... untuk suskes.
Kadang apa yang menurut kamu baik belum tentu baik buat kamu, begitu pun sebaliknya.
Percayalah, Allah Know u more than u know yourself. Kamu emang mengerti diri kamu, tapi Allah yang lebih tau tentang kamu.
Pahit memang, tapi pasti banyak pelajaran hidup yang kamu dapet. Sekarang mungkin kamu belum bisa nerima kenyatan pahit itu, tapi in shaa Allah suatu saat kamu mengerti gimana sayangnya Allah ke kamu hehe.
Don’t Worry! Everything shall past.
Masih banyak jalan, masih banyak cara... untuk suskes.
Kadang apa yang menurut kamu baik belum tentu baik buat kamu, begitu pun sebaliknya.
Percayalah, Allah Know u more than u know yourself. Kamu emang mengerti diri kamu, tapi Allah yang lebih tau tentang kamu.
Pahit memang, tapi pasti banyak pelajaran hidup yang kamu dapet. Sekarang mungkin kamu belum bisa nerima kenyatan pahit itu, tapi in shaa Allah suatu saat kamu mengerti gimana sayangnya Allah ke kamu hehe.
Mimpi mu kandas?? ditolak PTN/PTS yang kamu inginkan itu bukan
akhir dari segalanya. Itu Adalah awal untuk kamu melangkah menjadi pribadi yang
lebih baik lagi, yang lebih siap lagi, yang lebih kuat lagi. Allah sudah
menyiapkan kado terindah untukmu, pasti.
jangan lupa ketika kamu mengejar impian... utamakan ridho orangtua:)
Semangat terusss guysssss! Kalian hebat.
Wassalamu'alaykum warahmatullah Wabarakatuh
Makasih buat temen-temen yang udah baca.
See u guys next time!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar